PTA Surabaya Dampingi Zona Integritas, PA Magetan Perkuat Mindset Menuju WBK

Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya melaksanakan kegiatan pendampingan Zona Integritas di Pengadilan Agama (PA) Magetan pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Media Center PA Magetan dan diikuti oleh seluruh pegawai. Pendampingan dilakukan sebagai upaya penguatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh perhatian.
Tim pendamping dari PTA Surabaya yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dr. Drs. Muhlas, S.H., M.H., M. Khusnul Yakin, S.Ag., M.HP., dan Muhammad Nidzom Anshori, S.H., M.H. Mereka memberikan bimbingan teknis terkait strategi penyusunan eviden serta penguatan budaya kerja berintegritas. Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada kelengkapan dokumen, tetapi juga pada perubahan pola pikir dan perilaku aparatur. Pendampingan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh pegawai PA Magetan.

Dalam arahannya, Dr. Drs. Muhlas, S.H., M.H. menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak semata-mata tentang administrasi. “ZI bukan hanya dokumen, tapi budayanya, mindset-nya yang diperhatikan, karya apa yang diperlihatkan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya efektivitas inovasi layanan dengan menekankan, “Sedikit aplikasi tapi aplikatif, tidak harus banyak aplikasi tapi tidak bermanfaat dan tidak digunakan.” Pesan tersebut menjadi pengingat agar setiap inovasi benar-benar memberi dampak nyata bagi pelayanan publik.
Selain itu, peserta juga diarahkan untuk mengelola dokumen Zona Integritas secara digital melalui Google Drive guna memudahkan akses dan pemantauan. Dr. Drs. Muhlas turut menekankan pentingnya pemeliharaan mindset aparatur melalui evaluasi hasil survei kepuasan masyarakat serta konsistensi pelaksanaan rencana aksi. Program kerja setiap area diminta tersusun jelas dan terukur agar implementasi ZI berjalan efektif. Dengan adanya pendampingan ini, PA Magetan diharapkan semakin siap mewujudkan budaya kerja profesional dan pelayanan publik yang berkualitas.
(PA.Mgt/WTH)












