PA Magetan Tutup PKL Mahasiswa UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Pengadilan Agama (PA) Magetan melaksanakan penutupan praktik kerja lapangan (PKL) mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Media Center PA Magetan dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Penutupan dihadiri oleh dosen pembimbing dari UIN Ponorogo, dosen pamong dan Ketua PA Magetan. Acara ini menjadi penanda berakhirnya masa praktik mahasiswa yang telah berlangsung selama beberapa waktu.
Dalam kesempatan tersebut, dosen UIN Ponorogo Ahmad Syakirin, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara pihak kampus dan PA Magetan. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas pengalaman yang diperoleh para mahasiswa selama menjalani PKL. “Alhamdulillah adik-adik bisa berkolaborasi dengan PA Magetan dan mahasiswa dari universitas lain seperti UIN Surabaya,” ujarnya. Beliau berharap pengalaman magang tersebut dapat menjadi bekal nyata dalam dunia akademik maupun profesional.

Selanjutnya, dosen pamong Hudan Dardiri Asfaq, S.H.I., M.H.I. turut memberikan pesan dan evaluasi terhadap para mahasiswa. Ia menilai seluruh peserta PKL menunjukkan sikap kooperatif dan aktif membantu selama kegiatan berlangsung. “Semuanya kooperatif, mau membantu,” tuturnya singkat namun penuh makna. Pernyataan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kedisiplinan dan etika kerja mahasiswa selama berada di lingkungan PA Magetan.
Ketua PA Magetan Dr. Hermin Sriwulan, S.H.I., S.H., M.H.I. kemudian menutup kegiatan dengan pesan moral kepada para mahasiswa. Ia menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses PKL terdapat sikap maupun ucapan yang kurang berkenan dari pihak instansi. “Mohon maaf kalau selama PKL di sini ada lisan dan perbuatan yang kurang berkenan dan jangan ditiru, jangan lupa untuk selalu menjaga attitude,” pesannya. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa dapat membawa pengalaman berharga serta nilai profesionalisme dalam perjalanan karier mereka ke depan.
(PA.Mgt/WTH)












