Apresiasi MA RI, PA Magetan Sabet Juara 1 Penyelesaian Gugatan Sederhana

Mahkamah Agung Republik Indonesia menyelenggarakan acara Apresiasi dan Refleksi Akhir Tahun 2025 pada Selasa, 30 Desember 2025. Kegiatan ini digelar secara daring melalui siaran langsung kanal YouTube Mahkamah Agung RI mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI dan diikuti oleh jajaran pimpinan peradilan di seluruh Indonesia. Dari Pengadilan Agama Magetan, kegiatan ini diikuti oleh Ketua, Hakim, serta seluruh pegawai baik yang berada di kantor maupun yang sedang melaksanakan work from anywhere.

Apresiasi diberikan kepada pengadilan di bawah Mahkamah Agung RI dalam berbagai kategori kinerja dan inovasi. Peserta apresiasi meliputi Kepala Pengadilan Militer Utama, Ketua Pengadilan Tingkat Banding, serta Ketua Pengadilan Tingkat Pertama. Dalam kegiatan tersebut, Pengadilan Agama Magetan berhasil meraih peringkat pertama sebagai Pengadilan Terbaik dalam Pelaksanaan Gugatan Sederhana. Penghargaan ini diraih pada kategori Pengadilan Agama dengan beban perkara 1001–2500 sesuai Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 253/KMA/SK/OT1.6/XII/2025 tanggal 24 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa salah satu misi Badan Peradilan dalam Blueprint 2010–2035 adalah meningkatkan kredibilitas dan transparansi badan peradilan. Ia menegaskan bahwa refleksi akhir tahun merupakan wujud nyata dari komitmen tersebut. Melalui forum ini, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang komprehensif mengenai langkah dan capaian Mahkamah Agung sepanjang tahun 2025, khususnya dalam peningkatan pelayanan publik. Selain itu, KMA juga memaparkan kondisi terkini, capaian kinerja, berbagai inovasi, serta tantangan yang dihadapi Mahkamah Agung selama tahun 2025.

Pada akhir sambutannya, Ketua Mahkamah Agung RI memberikan pesan motivasi kepada seluruh aparatur peradilan di Indonesia. “Teruslah mengabdi, tanpa berharap balas budi. Teruslah berprestasi, tanpa mengharap apresiasi. Jangan menunggu sempurna, untuk melayani secara paripurna. Justru di tengah keterbatasan, tulusnya pengabdian akan semakin berkesan,” tuturnya. Keberhasilan PA Magetan meraih penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja peradilan demi terwujudnya peradilan yang agung dan terpercaya.
(PA.Mgt/WTH)












