Pengadilan Agama Merupakan Pengadilan Tingkat Pertama yang bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara – perkara di tingkat pertama antara orang –orang yang beragama islam di bidang perkawinan, kewarisan, wasiat dan hibah yang dilakukan berdasarkan hukum islam serta waqaf, zakat, infaq dan shadaqah serta ekonomi Syari’ah sebagaimana di atur dalam Pasal 49 UU Nomor 50 Tahun 2009.Pengadilan Agama Merupakan Pengadilan Tingkat Pertama yang bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara – perkara di tingkat pertama antara orang –orang yang beragama islam di bidang perkawinan, kewarisan, wasiat dan hibah yang dilakukan berdasarkan hukum islam serta waqaf, zakat, infaq dan shadaqah serta ekonomi Syari’ah sebagaimana di atur dalam Pasal 49 UU Nomor 50 Tahun 2009.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Pengadilan Agama mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Memberikan pelayanan Tekhnis Yustisial dan Administrasi Kepaniteraan bagi  perkara Tingkat Pertama serta Penyitaan dan Eksekusi.
  2. Memberikan pelayanan dibidang Administrasi Perkara banding, Kasasi, dan  Peninjauan Kembali serta Administrasi Peradilan lainnya.
  3. Memberikan pelayanan administrasi umum pada semua unsur di Lingkungan  Pengadilan Agama.
  4. Memberikan keterangan, pertimbangan dan nasihat tentang Hukum Islam pada  instansi Pemerintah di daerah Hukum nya apabila diminta.
  5. Memberikan pelayanan permohonan pertolongan pembagian harta peninggalan  di luar sengketa antar orang – orang yang beragama Islam.
  6. Waarmerking Akta Keahliwarisan dibawah tangan untuk pengambilan  deposito / tabungan dan sebagainya.
  7. Melaksanakan tugas-tugas pelayanan lainnya seperti penyuluhan hukum,  memberikan pertimbangan hukum agama, pelayanan riset / penelitian pengawasan  terhadap advokat / penasehat hukum dan sebagainya

Leave a Reply